Tomat

8 Masalah yang Menyebabkan Kesalahan Para Penanam Tomat!

8 Masalah yang Menyebabkan Kesalahan Para Penanam Tomat!


We are searching data for your request:

Forums and discussions:
Manuals and reference books:
Data from registers:
Wait the end of the search in all databases.
Upon completion, a link will appear to access the found materials.

Tidak ada yang lebih baik daripada memiliki tomat segar yang ditanam di rumah setiap saat sepanjang tahun. Anda tidak bisa hanya mengganti rasa tomat segar dengan varietas yang dibeli di toko. Semuanya dimulai dengan yang benar perawatan tanaman tomat.

Beberapa orang merasa sangat mudah menanam tomat di kebun mereka. Mereka selalu memiliki tomat yang sehat dan segar, tetapi tidak semua dari kita memiliki informasi atau bakat yang tepat untuk melakukannya.

Dalam artikel ini, kita akan melihat beberapa kesalahan yang harus dihindari saat Anda menanam tomat, untuk meningkatkan ukuran, rasa, dan hasil tanaman secara keseluruhan.

Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang cara menanam tanaman tomat.

Kesalahan # 1 - Lupa Mengeraskan Bibit

Gagal mengeras bibit tomat adalah salah satu kesalahan umum yang dilakukan banyak orang. Padahal, itu adalah salah satu hal terpenting untuk memastikan kelangsungan hidup mereka.

“Proses pengerasan” memungkinkan bibit tanaman tomat beradaptasi dengan perubahan suhu atau paparan cuaca seperti angin dan hujan. Berikut beberapa cara untuk membantu Anda dalam melakukan pengerasan bibit tomat untuk musim tanam.

  • Tingkatkan Secara Bertahap paparan bibit ke lingkungan alam sekitar sebulan setelah perkecambahan.
  • Selama hari-hari pertama pemaparan, jauhkan tanaman dari sinar matahari langsung dan jangan dibawa keluar saat dingin. Biarkan selama beberapa jam dan kemudian bawa kembali ke persemaian.

Untuk hasil terbaik, pastikan Anda memaparkan bibit pada elemen-elemen ini selama tujuh hari atau lebih sebelum memindahkan tanaman tomat ke kebun luar.

Memaparkannya ke sinar matahari, sirkulasi udara, hujan, dan angin akan mengeras dan membuatnya siap untuk aktivitas luar ruangan.

Kesalahan # 2 - Tidak Melakukan Apa Pun Tentang Tanah

Banyak orang baru berkebun tidak tahu perbedaan antara tanah dan kotoran. Kotoran hanyalah kotoran dan tanah adalah segalanya bagi tanaman.

Tanah yang dikeringkan dengan baik akan memberi makan tanaman tomat Anda, meningkatkan pertumbuhan tanaman tomat yang sehat. Tanah yang diangin-anginkan dengan baik juga meningkatkan pertumbuhan tanaman yang sehat.

Ingat tomat dengan rasa terbaik, tanaman tumbuh di tanah yang kaya nutrisi dan diubah dengan baik dengan kompos organik.

Kesalahan # 3 - Menanam Tomat Terlalu Dekat

Ada yang percaya bahwa menanam banyak tanaman di lahan kecil akan meningkatkan hasil tomat. Namun, bukan itu masalahnya. Saat menanam bibit tomat berdekatan, Anda menghambat pertumbuhan tanaman tomat, menyebabkan penurunan produksi buah.

Selain itu, karena tanaman terlalu padat, beberapa di antaranya tidak akan mencapai sinar matahari langsung, yang mereka butuhkan untuk pertumbuhan optimal.

Kurangnya sinar matahari juga membuat bibit menjadi tempat berkembang biak yang sempurna untuk penyakit jamur dan yang menyukai kondisi lembab.

  • Jamur Powdery Mildew
  • Layu Fusarium
  • Verticillium Wilt
  • Penyakit busuk daun
  • Bintik Daun
  • Bintik Bakteri
  • Kanker Bakteri

Untuk memastikan bahwa tanaman memiliki jarak tanam yang memadai, harap ikuti petunjuk ini.

Saat menanam tomat dalam posisi tegak di kandang tomat, ada baiknya untuk memberi tanaman setidaknya satu setengah kaki di antara mereka, meskipun jarak yang ideal adalah dua kaki.

Tomat yang terbentang membutuhkan jarak sekitar 3′-4 ′ kaki. Sangat penting untuk mendukung tanaman agar tidak jatuh ke tanah.

Kesalahan # 4 - Menanam Varietas Tomat yang Salah

Setelah menentukan jarak tanam yang tepat, Anda juga perlu memastikan bahwa Anda memilih jenis tomat yang tepat untuk bidang tanah yang Anda miliki. Ada dua kategori utama tanaman tomat.

Tentu

Tomat determinasi hanya tumbuh untuk mencapai ukuran tertentu. Varietas tomat ini dapat tumbuh dengan atau tanpa penyangga dan tidak memerlukan pemangkasan. Tomat yang sudah pasti mengeluarkan semua buahnya lalu jatuh dan mati.

Tidak pasti

Tomat tak tentu akan tumbuh mencapai ukuran yang Anda inginkan. Untuk alasan ini, mereka membutuhkan lebih banyak ruang dan meminta Anda untuk memberikan dukungan dari kandang tomat atau tiang.

Jenis tomat ini akan mengeluarkan buah sepanjang musim dan terkadang sampai embun beku pertama.

Memilih jenis tomat yang tepat untuk ditanam di kebun Anda akan membantu Anda menghasilkan tanaman tomat yang sehat sepanjang musim. Variasi tomat juga membantu Anda mengetahui ruang yang dibutuhkan.

Kesalahan # 5 - Menanam Tomat di Tempat Teduh

Jadi, berapa banyak sinar matahari yang dibutuhkan tanaman tomat?

Mirip dengan tanaman penghasil buah lainnya, tanaman tomat tumbuh paling baik dengan sinar matahari sekitar tujuh jam per hari.

Saat Anda menanam bibit di area yang teduh, tomat akan kehilangan sinar matahari yang mereka butuhkan sehingga berdampak pada pertumbuhan tanaman Anda, kemampuan untuk menghasilkan buah dan tanaman tomat yang dihasilkannya.

Ingat, produksi buah membutuhkan banyak energi. Sumber utama energi mereka adalah matahari. Untuk itu, pastikan tanaman mendapatkan sinar matahari yang cukup setiap hari.

Selain itu, tanaman yang tidak mendapat cukup sinar matahari akan menghasilkan banyak dedaunan, dan menghasilkan buah-buahan kecil. Seindah daun itu mungkin, Anda tidak bisa menggunakannya untuk membumbui makanan Anda.

Kesalahan # 6 - Tidak Memangkas Tanaman Tomat Anda

Jika Anda memiliki banyak ruang, kami menyarankan Anda untuk memilih varietas tomat tak tentu. Namun, tanaman ini akan membutuhkan pemangkasan sebagai bagian dari perawatannya. Berikut beberapa alasan mengapa Anda perlu memangkas tanaman Anda. Kami menyukai pemangkas tangan ini.

  • Memangkas tomat menghilangkan daun dan pengisap yang tidak perlu yang membuat area berkerumun dan memberikan sirkulasi udara yang lebih baik. Ingat, taman yang ramai akan memudahkan penyakit daun dan hama menyebar.
  • Dedaunan di tanaman yang ramai mengering lebih lambat, mendorong berbagai masalah tanaman tomat
  • Saat Anda memangkas tanaman tomat, nutrisi lebih diarahkan pada pertumbuhan buah daripada membantu perkembangan daun.

Jika tidak dipangkas, tanaman cenderung menghasilkan buah yang lebih kecil. Selain itu, pertumbuhan berlebih dapat memberikan lingkungan yang sempurna untuk penyakit dan hama tomat.

Agar tidak menginfeksi tanaman lain, pastikan Anda mensterilkan gunting setek Anda setelah memangkas tanaman yang memiliki gejala penyakit.

Kesalahan # 7 - Tidak Siap Untuk Penyakit Penyakit Dini

Penyakit hawar dini merupakan penyakit yang parah, dan jika tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan tanaman kehilangan seluruh daunnya. Jika Anda tidak siap untuk menangani masalah ini, penyakit busuk daun awal menyebar ke tanaman lain dengan sangat cepat.

Penyebab “penyakit busuk daun” berasal dari jamur yang dapat menahan musim dingin di dalam tanah. Jika Anda mengalami masalah yang sama pada musim sebelumnya, hindari menanam di area tersebut.

Mendeteksi kondisi ini cukup mudah. Mula-mula muncul pada daun bagian bawah yang lebih tua berupa bintik-bintik coklat yang terlihat seperti sasaran, di mana daun tomat mulai menguning di sekitarnya. Daunnya pada akhirnya akan berubah menjadi coklat, mati, dan rontok.

Cara terbaik untuk mencegah penyakit busuk daun mempengaruhi tomat Anda adalah dengan rotasi tanaman. Anda dapat melakukan ini dengan memindahkannya ke area taman yang berbeda dengan tanah segar.

Namun, jika Anda mencatat bahwa tanaman sudah pernah terkena kondisi ini, cobalah mengobatinya menggunakan fungisida organik.

Kesalahan # 8 - Masalah Perawatan Tanaman Tomat Yang Disebabkan Oleh Pemupukan Berlebih

Memang benar memberi makan tanaman tomat Anda dengan nutrisi yang diperlukan sangat penting bagi tanaman. Namun, memberi makan mereka terlalu banyak dapat memiliki efek yang sama dengan tidak memberi mereka makan sama sekali.

Jika Anda menggunakan pupuk terlalu sering, pupuk akan menumpuk di tanah dan menyebabkan beberapa masalah serius pada tanaman. Misalnya, pemberian pupuk dengan nitrogen penting untuk tanaman tomat yang sehat.

Namun, nitrogen berlebih menyebabkan tanaman memberikan lebih banyak energi ke daun yang sedang tumbuh daripada menanam tomat (buah).

Untuk mencegah masalah ini, pastikan Anda menggunakan pupuk terbaik untuk tomat atau memilih kompos alami.

Kesalahan # 9 - Tidak Menyiram Tanaman dengan Benar

Jika Anda tidak konsisten dalam menyiram, ini dapat menyebabkan berkembangnya berbagai masalah pada tanaman tomat Anda termasuk kekurangan kalsium yang menyebabkan pembusukan ujung bunga. Berikut tips untuk membantu Anda menyiram tanaman dengan benar.

  • Kembangkan jadwal penyiraman yang konsisten (selang hujan). Saat menanam tomat, tanaman harus sedikit mengering agar tidak tergenang air, tetapi pastikan tanaman memiliki cukup air untuk menopangnya.
  • Pastikan Anda menyirami tanaman lebih awal sebelum matahari atau setelah matahari. Daun yang lembap dapat menyebabkan daun terbakar atau menyebabkan masalah lain karena air yang tertinggal.

Kesalahan # 10 - Berpikir bahwa Memulai Kebun Tomat yang Terbalik Semudah Menanam dan Menggantung Wadah

Jika Anda berencana menanam tomat secara terbalik, Anda memerlukan tip-tip ini untuk melakukannya dengan benar.

Pertama, pilih varietas tomat yang tepat untuk ditanam. Jika Anda memilih varietas yang besar dan tumbuh lebih dulu, kemungkinan besar Anda akan mengalami banyak masalah.

Dengan ruang tanah yang terbatas dalam berkebun kontainer, tanaman besar tidak akan mendapatkan cukup nutrisi untuk menopangnya.

Anda juga harus menghindari menggantung tomat di wadah tepat setelah menanam bibit. Jika Anda menggantung tomat tanpa membiarkannya menumbuhkan beberapa akar, tanaman biasanya mati.

Anda juga membutuhkan pengait yang kuat untuk menopang wadah di tempatnya.

Jika kailnya lemah, wadah kemungkinan besar akan jatuh pada hari yang penuh badai. Anda berakhir dengan tanaman yang rusak dan banyak kekacauan yang harus dibersihkan. Penting juga untuk menjaga agar tanaman tomat tetap tersiram air dengan baik.

Tips ini berguna untuk memastikan Anda menanam tomat yang besar, sehat, dan segar di tempat yang terbatas.

Meskipun mereka tidak akan membantu menyelesaikan semua masalah di taman Anda, mereka bagus bila Anda ingin menanam tanaman yang sehat sepanjang musim tanam musim semi dan musim panas.

Ingatlah bahwa taman yang baik membutuhkan banyak waktu, tenaga, dan tindakan pencegahan agar dapat berproduksi secara maksimal.


Tonton videonya: Cara Merangsang TANAMAN TOMAT agar berbuah LEBAT (Mungkin 2022).